Muncul Pihak yang Mengaku Kuasa Hukum Olivia Nathania, Begini Reaksi Pengacara Para Korban

Muncul Pihak yang Mengaku Kuasa Hukum Olivia Nathania, Begini Reaksi Pengacara Para Korban

Kasus dugaan penipuan ‘CPNS Bodong’ yang dilakukan oleh Olivia Nathania, Nia Daniaty, dan Rafly Tilaar kini telah memasuki babak yang baru. Pasalnya, ketiga pihak tersebut telah resmi dijatuhi hukuman perdata berupa ganti rugi sebesar Rp. 8,1 Miliar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Rabu (13/12).

Seperti sidang-sidang sebelumnya, pihak Olivia Nathania beserta dua tergugat lainnya kembali absen. Tak hanya absen, mereka tidak juga menunjuk kuasa hukum untuk mewakili mereka di persidangan.

Akan tetapi, Desi Hadi Saputri, kuasa hukum para penggugat membeberkan bahwa sebelum sidang kesimpulan digelar, sempat muncul pihak yang mengaku sebagai kuasa hukum dari Olivia Nathania, Nia Daniaty dan Rafly. Pada kunjungannya, pihak tersebut menyebut relas panggilan yang dikirim pihak PN Jakarta Selatan tidak sampai di tangan ketiga tergugat.

“Sampai saat ini, tidak ada kuasa hukum yang datang, kemarin sempat datang, sudah menjelang kesimpulan ada kuasa hukum yang mengaku kuasa hukum tapi kami gak tau siapa ya, datang ke pengadilan negeri mengatakan relas panggilan tidak sah, karena tidak pernah diterima,” ujar Desi Hadi Saputri (13/12)

Opini tersebut langsung dibantah tegas oleh Desi. Karena baginya, ketiga relas panggilan telah sampai kepada Alamat masing-masing tergugat. Buktinya, sudah terdapat tanda tangan Olivia Nathania pada relas panggilan.

“Itu salah, salah besar, yang perlu kami tegaskan disini relas panggilan kepada Olivia Nathania, Rafly itu diterima. Bahkan relas panggilan Olivia Nathania sendiri itu diterima dan ditandatangani langsung oleh Olivia. Jadi kalau dianggap tidak sah, apanya yang tidak sah, toh relas panggilannya sendiri sudah ditanda tangani” tegasnya

Sedangkan relas panggilan kepada Rafly telah sampai ke kantor tempatnya bekerja. Berdasarkan informasi yang didapat Desi Hadi, perusahaan tersebut juga mengaku masih mempekerjakan Rafly sebagai karyawan.

“Kalau Rafly diterima oleh kantornya, tidak ada berita kalau dia pindah atau apapun, memang masih menyatakan Rafly masih bekerja disana” tambahnya

Begitu pula dengan relas panggilan dari Nia Daniaty. Menurut Desi, surat tersebut telah sampai ke Alamat rumah Nia Daniaty akan tetapi, pihak penjaga rumahnya menolak untuk menerima surat tersebut dengan alasan perintah dari Nia sendiri.

“Sedangkan ibu Nia Daniaty sampai relas ketiga itu beritanya, yang bekerja di rumah tersebut, tidak dapat menerima relas panggilan karena belum mendapatkan perintah dari atasannya Ibu Nia Daniaty. Jadi itu dianggap sah oleh pengadilan karena memang sudah sampai ke Alamat masing-masing” pungkasnya


#beritaterkini
#beritaviral#judionline#judislot#promojudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *