Ammar Zoni Ungkap Kekecewaan, Berharap Anak-anak Menjenguknya di Penjara

Irish Bella dan Ammar Zoni sudah resmi bercerai beberapa waktu lalu. Perpisahan yang dialami keduanya tentu meninggalkan luka mendalam, terutama untuk Ammar Zoni yang kini masih mendekam di balik jeruji besi untuk kali ketiga terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Baru-baru ini, terungkap kekecewaan Ammar Zoni terkait komunikasi yang terbatas dengan anak-anaknya.

Melalui kuasa hukumnya, Jon Mathias, Ammar Zoni menyampaikan kerinduannya kepada buah hatinya yang belum pernah dia temui sejak penangkapan pertamanya. Melalui kuasa hukumnya, Jon Mathias, beliau menjelaskan bahwa keinginan Ammar untuk bertemu anak-anaknya sangat mendalam.

“Kalau kerinduan Ammar ke anaknya pastilah, itu yang paling utama yang sangat dia pikirkan, masalah kerinduan Ammar pada anaknya,” ujar Jon Mathias.

Jon Mathias juga menyatakan harapan Ammar untuk dijenguk oleh kedua anaknya. Dengan dijenguknya, Ammar berharap dapat menambah semangatnya untuk menghadapi masa hukuman yang dihadapinya dengan tabah. Namun, Jon Mathias juga menyinggung sikap Irish Bella yang dianggap selalu memiliki alasan agar anak-anak tidak bisa menemui Ammar.

“Pihaknya selalu mengatakan, ya melulu pendapat psikolog lah. Nggak bisa anak kalau melihat bapaknya dipenjara. Indikasinya kan begitu,” sesal Jon Mathias.

Jon juga menyebutkan bahwa Ammar merasa kecewa karena hingga saat ini, anak-anaknya belum pernah diantarkan oleh pembantu atau bahkan ibunya untuk melihat Ammar di penjara. Situasi ini membuat Ammar merasa terbatas dalam menjalin hubungan dengan anak-anaknya.

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Putri Anne Ngamuk, Sebut Dirinya Tak Sanggup Hadapi Hujatan Netizen Soal Arya Saloka

Artis berparas bule Putri anne kembali menjadi sorotan usai tertangkap tengah mengamuk saat sedang melakukan siaran langsung atau live di akun TikTok miliknya. Hal itu lantaran sejumlah netizen masih menyinggung, bahkan menghujat perceraiannya dengan Arya Saloka.

Anne mengatakan, selama ini ia sudah cukup bersabar menanggapi hujatan-hujatan yang dilontarkan netizen kepada dirinya. Namun, kali ini Anne sudah tidak bisa menahannya hingga akhirnya amarahnya memuncak dan meminta netizen untuk tidak mengorek-ngorek lagi lukanya.

Hi guys, sorry ya aku harus stop in the middle. Aku enggak bisa handle bullyan kalian hari ini,” ujar mantan istri Arya Saloka 

Putri Anne pun tak menyangka, mengapa netizen masih saja menanyakan hubungannya dengan Arya Saloka. Sementara selama ini, Anne hanya diam dan berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk melanjutkan hidupnya ke depan seusai rumah tangganya hancur.

Selain itu, Anne berharap netizen bisa menanyakan hal lain tanpa menyinggung hubungannya dengan Arya Saloka. Anne menegaskan, ia tidak ingin mengumbar kehidupan pribadinya dan meminta netizen cukup mempertanyakannya sesuatu di luar masalah rumah tangganya bersama Arya Saloka.

“Kalau kalian lihat kehidupan aku, ya sudah tanya sesuatu yang lucu kayak seneng-seneng aja. Kalau kalian bertanya hal-hal itu saja tentang keluargaku, hubunganku, ini itu yang memang sengaja pengen bully, aduh stop,” kata Putri Anne dengan nada tinggi.

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Bukan Angin Kencang Biasa, BMKG Sebut Tragedi Rancaekek Sebagai ‘Small Tornado’

Baru-baru ini angin kencang telah menimpa daerah Rancaekek, Kabupaten Bandung. Angin kencang tersebut mencapai 36,8 km/jam. Akibatnya sejumlah kerusakan pun dialami wilayah Rancaekek.  Pihak BMKG menyampaikan jika angin kencang yang menimpa Rancaekek adalah Small Tornado atau angin puting beliung. Hal tersebut disampaikan Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, secara tertulis kepada wartawan, Kamis, 22 Februari 2024.

“Kejadian kemarin sore, kecepatan angin tercatat di AAWS Jatinagor: 36.8 km/jam,” katanya.

Teguh menjelaskan, angin puting beliung merupakan kejadian fenomena alam berupa kejadian angin yang berputar dengan kecepatan kurang 70 km/Jam. Sementara tornado merupakan fenomena dengan kecepatan angin lebih dari 70 km/jam.

“Sedangkan tornado lebih dari 70 km/jam,” katanya. “Puting beliung itu adalah Small Tornado. Jadi kalau masyarakat di Indonesia small tornado sering disebut puting beliung,” imbuhnya.

Sebelumnya, kejadian angin kencang yang melanda Kabupaten Bandung dan Sumedang itu dinilai identik dengan angin tornado yang biasa terjadi di Amerika Serikat. Anggapan ini disampaikan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Erma Yuliastian.

Dalam penjelasannya, Erma di antaranya melihat kejadian angin kencang Rancaekek dari aspek struktur atau bentuk angin kencang, durasi hingga efek.

Secara struktur, tornado Rancaekek dinilai mirip dengan tornado di Amerika Serikat. Angin tersebut membentuk spiral disertai turunnya gumpalan awan menyerupai bentuk corong.

“Struktur tornado Rancaekek, Indonesia, dibandingkan dengan tornado yang biasa terjadi di belahan bumi utara, Amerika Serikat. Memiliki kemiripan 99,99 persen,” kata Erma lewat cuitan di akun X.

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Tamara Tyasmara Sebut Dante Punya Trauma Berenang, Ini Alasannya

Proses penyelidikan atas kasus kematian Dante, putra dari Tamara Tyasmara dan Angger Dimas masih terus bergulir. Meski begitu, Yudha Arfandi atau YA sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya bocah 6 tahun tersebut.

Di sisi lain, nama Tamara Tyasmara terus saja dikaitkan dan disebut terlibat atas kasus kematian Dante. Salah satu pernyataan Tamara yang masih menuai rasa penasaran netizen adalah tentang kemampuan berenang Dante. Pasalnya, guru Dante menyebut jika muridnya ini tak percaya diri untuk berenang jika tidak bersama orang tuanya.

“Seumuran Dante pasti itu pada saat mau berenang dan bukan sama orang tua pasti banyak yang ngerasa cemas. Jadi saya gak bisa bicara spesifik Dante takut atau gimana karena normal ada aja reaksinya. Anak seumuran Dante pasti akan terintimidasi dengan air dan sama orang dia yang mendampingi apabila bukan orang tuanya,” kata Wani Siregar, guru Dante.

Namun, belum lama ini Tamara Tyasmara justru mengungkapkan jika Dante memang memiliki trauma berenang. Walau begitu, wanita berusia 29 tahun ini terus berusaha melatih putranya itu hingga berani lagi untuk berenang.

“Dante memang ada sempat trauma berenang, tapi bukan trauma, itu bisa dibilang dia sempat takut air, karena pernah ada kejadian didorong sama temannya. Jadi yang tadinya Dante suka renang gara-gara kejadian itu dia sempat takut. Tetapi berjalannya waktu, saya latih, saya latih lagi,” ucap Tamara Tyasmara saat ditemui di Polda Metro Jaya.

Terkait pihak sekolah yang menyebut Dante tidak pernah ikut kelas berenang, Tamara menegaskan bahwa dia memang melarang putranya mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini dilakukannya karena Dante mudah terkena pilek setelah berenang. Hal inilah yang membuat Tamara mengatakan bahwa pihak sekolah kurang update mengenai informasi kesehatan putranya.

“Kalau Dante takut renang mungkin dilihatin air aja itu anak udah nangis gitu. Itu Dante bisa renang. Mungkin karena pihak sekolah itu tidak tahu update terbarunya Dante karena memang di sekolah saya jarang masukin kalau ada kelas renang, karena apa? Karena kalau pulang dari sekolah renang itu pasti pilek, abis pilek pasti demam,” pungkasnya. (ND)

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

LE SSERAFIM Tuai Kecaman Netizen Usai Dituding Melecehkan Agama

Girl group LE SSERAFIM baru saja merilis album keempatnya berjudul ‘Easy’ dengan lagu utama berjudul sama. Namun lagu yang berjudul Easy tersebut langsung mendapat banyak kritik dari netizen setelah perilisan.

Mengutip dari saluran YouTube HYBE LABELS, dalam video klip lagu Easy, LE SSERAFIM terlihat menari di depan Altar hingga menggunakan beberapa peralatan sakral dalam agama Katolik. Hal ini langsung membuat netizen menilai jika grup beranggotakan lima anggota ini melakukan pelecehan terhadap agama.

Pemilik akun X bernama Lian (@annyeonglian) selaku umat Katolik dan mantan Misdinar, Putra Putri Altar yang membantu Imam (Pastor) saat Perayaan Ekaristi (Misa) menjelaskan hal-hal apa saja yang ‘dilanggar’ oleh LE SSERAFIM dalam lagu ‘Easy’.

Pertama, Lian menyampaikan jika Altar merupakan tempat sakral untuk agama Katolik. Ketika berada di depan Altar, umat Katolik akan berpakaian rapi dan sopan.

“Altar dalam agama Katolik merupakan tempat yang sangat sakral. Kami sebagai umat Katolik jika ingin ke depan Altar harus berpakaian rapih dan sopan,” ucap Lian dalam cuitan X, dikutip pada Kamis (22/2/2024).

“Sekaligus altar merupakan meja perjamuan Tuhan, dan dalam Misa umat Allah dihimpun di sekeliling altar untuk mengambil bagian dalam perjamuan itu,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, LE SSERAFIM juga terlihat mengganti Lambang Hati Kudus Yesus dengan gambar hati yang dihiasi oleh lambang grupnya. Dalam video klip juga terlihat beberapa Misdinar yang berjalan di samping dan di belakang anggota LE SSERAFIM. Namun Misdinar tersebut membawa tongkat berlogo LE SSERAFIM.

“Biasanya peralatan Misa seperti Wiruk, Salib, & Lilin ini digunakan pada saat Perayaan Ekaristi/Hari penting seperti Misa Arwah, Adorasi Ekaristi, dsb,” tulis Lian.

Melihat hal tersebut, Lian terlihat kehabisan kata untuk memberikan komentar. Dia merasa LE SSERAFIM sudah tidak menghormati agama Katolik.

Tidak hanya Lian, pemilik akun X lainnya juga menyoroti LE SSERAFIM yang memeragakan hal sakral dari Yesus dan Bunda Maria. Tak ayal banyak netizen yang mengecam video music terbaru LE SSERAFIM ini dan meminta agar agensi yang menaungi grup ini segera menghapusnya.

“Stop bawa2 konsep yg berkaitan sama agama woylah kpop. ga menghormati tempat ibadah sama sekal,” tulis @pea***.

Tidak heran jika akhirnya banyak juga netizen minta agensi takedown video klip LE SSERAFIM berjudul Easy tersebut.

“Pls jangan hype cb mereka ya kali ini, sakit ati bgttt,” tulis @lid***.

“@le_sserafim TAKE DOWN YOUR MV RIGHT NOW! EVERYONE HAS RULES IN THIS WORLD, WHICH IS RESPECT OTHER PEOPLE’S RELIGION,” tulis @gis***. (ND)

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Usai Minta Maaf, Kemal Palevi Doakan Ria Ricis dan Teuku Ryan Rujuk

Kemal Palevi sempat menjadi perbincangan netizen usai menyinggung tentang perceraian Ria Ricis dan Teuku Ryan. Dalam cuitannya, Kemal menanyakan apakah Ricis akan membuat vlog seputar perceraiannya dengan sang suami.

Namun, belum lama ini, Kemal Palevi terlihat mengucapkan permintaan maafnya atas unggahan Twitter yang menyindir perceraian Ricis tempo hari. Dalam cuitannya, aktor berusia 34 tahun ini  mengaku bahwa dirinya sudah tidak ada masalah dengan Ricis.

“Sudah minta maaf dan masalahnya sudah clear kok, nggak ada masalah lagi, gue memang menghubungi dia,” kata Kemal Palevi, ditemui belum lama ini.

Bukan hanya itu, Kemal Palevi juga mendoakan agar Ria Ricis dan Teuku Ryan bisa rujuk. Di sisi lain, dia pun mengakui jika dirinya memang perlu meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkannya.

“Semoga Ricis bisa rujuk, ya, kan, memang harus gue pribadi yang menghubungi dia. Ini memang kegaduhan gue yang buat jadi inisiatif minta maaf,” ucap Kemal.

Sementara itu, Ria Ricis diketahui resmi menggugat cerai Teuku Ryan di Pengadilan Agama Jakarta pada 30 Januari 2024. Keduanya telah menjalani sidang cerai pertama di Jakarta Selatan pada Senin (19/2) dengan agenda mediasi. (ND)

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Eunkwang, Minhyuk, Hyunsik, dan Peniel BTOB Umumkan Mendirikan Label Bersama

Membangun agensi sendiri usai kontrak ekslusif dengan managementnya berakhir, nampaknya tengah menjadi tren di kalangan idola K-Pop. Hal inil yang juga dilakukan oleh empat anggota dari boygroup BTOB.

Pada tanggal 21 Februari, DOD, sebuah perusahaan hiburan yang komprehensif, mengumumkan bahwa mereka telah mendirikan label bernama BTOB COMPANY untuk anggota BTOB yaitu Eunkwang, Minhyuk, Hyunsik, dan Peniel.

Nantinya keempat anggota BTOB ini akan melanjutkan aktivitas mereka di bawah label baru tersebut. Disebutkan bahwa BTOB COMPANY mencapai kesepakatan dengan Cube Entertainment (agensi BTOB  sebelumnya) mengenai penggunaan hak merek dagang atas nama grup BTOB agar mereka dapat melanjutkan aktivitasnya dengan nama grup yang sudah ada.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa perwakilan dari BTOB COMPANY mengatakan mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk mendukung Eunkwang, Minhyuk, Hyunsik, dan Peniel serta aktivitas BTOB di masa depan agar para anggota dapat lebih aktif di berbagai bidang.

Sebelumnya, pada 6 November, melalui media sosial resminya, Cube Entertainment merilis pengumuman yang menyatakan jika kontrak eksklusif BTOB telah habis. Para anggota pun sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak mereka sehingga hal ini menandakan jika BTOB sudah bukan lagi artis naungan Cube Entertainment. (ND)

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Avenged Sevenfold Bakal Gelar Konser di Jakarta Mei Mendatang

Penggemar band heavy metal Avenged Sevenfold boleh bersenang hati. Pasalnya band yang memiliki banyak penggemar di Indonesia itu akan menggelar konser di Jakarta. Band asal California, Amerika Serikat, itu akan tampil di Stadion Madya, Jakarta, pada 25 Mei 2024.

 “Resmi diumumkan Avenged Sevenfold live di Jakarta,” tulis Akselerasi Entertainment di akun Instagramnya, Rabu (21/2/2024).

Pada kunjungannya kali ini, pelantun lagu “Dear God” tersebut akan membawa serta The Used. “Tiket akan dijual mulai Kamis, 29 Februari 2024 pukul 14.00 WIB,” tambahnya. Tiket konser Avenged Sevenfold di Jakarta dapat dibeli melalui situs resmi www.A7XJAKARTA.com.

Rumor soal Avenged Sevenfold konser di Jakarta sudah beredar sejak lama. Ini adalah satu-satunya pemberhentian A7X di negara Asia. Avenged Sevenfold tengah menjalani tur bertajuk The Life Is But A Dream di Amerika dan Eropa dari bulan Maret hingga Juni 2024.

(Dnd)

#beritaterkini#beritaviral#judionline#judislot

Pernah Keguguran, Via Vallen Gelar Tasyakuran 4 Bulanan Kehamilan Kedua

Penyanyi dangdut Via Vallen tengah merasakan rona bahagia.  Sempat mengalami keguguran pada 2022 silam, Via Vallen akhirnya membagikan kabar kehamilan keduanya melalui Instagram pribadinya, @viavallen, setelah sempat dirahasiakan. Tak lama berselang, Via Vallen dan suami, Chevra Yolandi, melangsungkan acara tasyakuran 4 bulanan dengan penuh haru, pada Minggu (18/2/2024).

Melalui acara tasyakuran ini, pasangan yang menikah pada 15 Juli 2022 tersebut, menunjukkan rasa bahagianya setelah kembali diberkahi buah hati. Acara yang berisi pengajian dan doa bersama dengan mengundang anak-anak yatim ini berjalan dengan lancar.

“Tasyakuran 4 Bulanan, Alhamdulillah (emoji love),” tulis Via Vallen melalui laman Instagram pribadinya, Senin (19/2/2024)

Dalam momen tersebut, suara Via Vallen terdengar bergetar hingga berderai air mata kala memanjatkan doa untuk bayi yang sedang dikandungnya. Sang suami yang duduk di sebelahnya juga tak kalah menahan haru sambil terus mendampingi istrinya. Bagaimana tidak, pasangan ini sebentar lagi akan resmi menjadi orang tua.

Via Vallen dan Chevra Yolandi terlihat tampil kompak mengenakan busana bernuansa putih. Dekorasi yang digunakan juga begitu indah, sehingga menambah kekhusyuan acara ini.

Meskipun hanya bertempat di rumah, tepatnya di kediaman orang tua Via di Sidoarjo, acara tasyakuran ini sukses digelar dengan suasana yang khidmat. Lantunan bacaan ayat suci Al Quran dan shalawat terus menggema menandakan rasa syukur. Atmosfer yang begitu hangat juga terpancar dari banyaknya keluarga besar yang hadir memeriahkan momen bersejarah ini.

Orang tua dari Via Vallen juga tidak luput mendoakan di acara tasyakuran tersebut. Raut bahagia sekaligus haru, menyelimuti wajah sang ibunda saat mengelus perut Via Vallen.

beritaterkini, #beritaviral, #judionline

KPAI Minta Kasus Bullying Siswa Binus Segera Ditindaklanjuti

Kasus bullying yang terjadi di sekolah Binus Serpong kini sudah pada tahap penyidikan pihak kepolisian. Bahkan, teranyar, pihak KPAI juga sempat mendatangi Polres Tangerang Selatan untuk meminta polisi mempercepat perkara perundungan ini.

“Kami membahas proses ini harus cepat kami support agar Undang-Undang Perlindungan Anak ditegakkan, dan karena ada anak sistem peradilan anak harus ditegakkan,” kata Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, saat ditemui di Polres Tangerang Selatan, Selasa (20/2/2024).

“Kita men-support agar proses ini berjalan dengan cepat. Biar penyelidikan segera tuntas,” sambungnya.

Pada kasus ini, KPAI juga akan mendampingi korban serta pelaku perundungan karena kedua belah pihak masih di bawah umur.

“Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, korban kekerasan fisik ataupun anak berkonflik dengan hukum itu satu di Pasal 59 disebutkan, prosesnya harus tepat. Ya, karena anak-anak harus ada pendampingan psiko sosial, harus ada bantuan sosial, dan ada perlindungan hukum,” terang Diyah Puspitasari.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alvino Cahyadi, mengungkapkan akan melakukan gelar perkara pada kasus perundungan ini.
“Rencana kami hari ini kami gelar perkara untuk peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan,” beber AKP Alvino Cahyadi.

“Diduga (penetapan tersangka) lebih dari satu orang,” pungkasnya.

#beritaterkini#beritaviral#judionline